Bendungan Manganti, Maha Karya di Perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah

Bendungan Manganti di Perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah
Bendungan Manganti di Perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Bendungan adalah konstruksi berupa tanah, batu, atau beton yang dibangun untuk menahan dan menampung air hingga membentuk waduk atau danau. Biasanya sebuah bendungan memiliki bagian pintu air untuk mengatur debit air yang keluar.

Bentuk pintu air di setiap bendungan berbeda-beda, namun fungsinya tetap sama. Salah satu pintu air bendungan yang konstruksinya beda dari yang lain adalah pintu air Bendungan Manganti.

Bendungan yang berada di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah ini merupakan bangunan bendungan gerak yang dilengkapi dengan pintu angkat kerangka baja dengan sistem pengangkat menggunakan mesin.

Bangunan pintu air kerangka baja berwarna biru ini terlihat sangat megah dan indah. Sebuah maha karya penghias perbatas Jawa Barat dan Jawa Tengah yang patut dibanggakan. Nggak heran jika Bendungan Manganti dijadikan tempat wisata oleh masyarakat setempat dan sekitarnya.

Pengunjung bisa menikmati pemandangan bangunan beton megah dan hamparan air yang luas sambil duduk di bangku taman atau menggelar tikar di atas rumput.

Buat Sobat wisata yang hobi mancing dijamin akan betah mancing mania di Bendungan Manganti. Nggak cuma itu, pengunjung juga bisa menikmati berbagai jajanan di pinggir bendungan.

Tapi, jika kalian mau makan enak di tempat yang lebih nyaman bisa sekalian mampir ke pusat wisata kuliner Mbah Suro. Lokasinya nggak terlalu jauh, sekitar 1 kilo meter dari Bendungan Manganti

Bendungan Manganti Sumber Pengairan Lahan Pertanian
Selain sebagai batas geografis alami, Sungai Citanduy memiliki peran penting dalam kehidupan pertanian di wilayah sekelilingnya. Pesawahan di sekitar Kabupaten Pangandaran, Ciamis, hingga Cilacap banyak bergantung pada aliran air sungai Citanduy.

Untuk menangani perairan yang dibutuhkan lahan pertanian maka dibangunlah Bendungan Manganti pada tahun 1972 dan diresmikan pada tahun 1990. Air dari bendungan ini kemudian disalurkan melalui jaringan irigasi yang terdiri dari saluran utama, primair, sekunder, dan lateral.

Aliran air dari irigasi tersebut dapat dinikmati oleh puluhan ribu petani yang tersebar di kawasan Cilacap Barat, Pangandaran, dan Ciamis. Dengan dibangunnya Bendungan Manganti ini debit air dapat diatur, sehingga saat musim kemarau  tiba sawah penduduk tetap dapat ditanami padi dengan pengairan yang cukup memadai.

Selain digunakan untuk mengatur suplai air ke lahan pertanian, Bendungan Manganti juga berfungsi sebagai sumber air baku PDAM wilayah Sidareja.

Pengelolaan Bendungan dan rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Sidareja berada dalam wilayah kewenangan BBWS Citanduy. Sedangkan pengelolaan daerah irigasi berada di bawah kewenangan Kabupaten Cilacap.


Alamat Bendungan Manganti:
Jl. Bendung Manganti, Sidarahayu, Purwadadi,
Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Baca juga Destinasi Wisata Situ Biru Cilembang Sumedang

Terima kasih atas kunjungannya, silakan tinggalkan jejak di kolom komentar

Note: Only a member of this blog may post a comment.