NLG MO120, Mesin Las Inverter yang Cocok untuk Pemula dan Bengkel Kecil

 

NLG MO120 Mesin Las Inverter

NLG MO120, Mesin Las Inverter yang Cocok untuk Pemula dan Bengkel Kecil - Awalnya Mimin cuma penasaran ketika melihat sebuah mesin las berukuran cukup kecil dengan tulisan NLG MO120 di bagian bodinya.

Bentuknya ringkas, nggak terlalu berat dan kelihatannya cukup praktis untuk dibawa ke mana-mana.

Buat yang sering mengerjakan proyek pertukangan, memperbaiki pagar, membuat teralis atau sekadar punya hobi DIY di rumah, mesin las seperti ini memang menarik untuk dicoba.

Apalagi kalau kebutuhan listrik di rumah terbatas.

Pertanyaannya, apakah mesin las berukuran compact seperti NLG MO120 benar-benar mampu digunakan untuk pekerjaan pengelasan sehari-hari?

Mimin pun langsung mencoba mesin ini.

Menariknya lagi, buat kalian yang sebelumnya sudah mengenal mesin las Izumi, mungkin bakal merasa cukup familiar ketika melihat NLG MO120.

Dari desain unit sampai tata letak beberapa bagiannya memang terlihat sangat mirip dengan Izumi MO120 yang sebelumnya beredar di pasaran.

Ternyata ada cerita di baliknya.

NLG MO120 dan Perubahan Brand dari Izumi


Buat yang belum tahu, PT Niagamas Lestari Gemilang (NLG) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distribusi tools dan machinery. NLG sendiri kini menjadi salah satu brand yang digunakan dalam lini produk mereka.

Sebelumnya, nama Izumi cukup dikenal di kalangan pengguna perkakas, termasuk untuk produk mesin las inverter.

Perubahan brand inilah yang membuat sebagian pengguna mungkin bertanya-tanya ketika menemukan mesin dengan desain yang familiar tetapi sekarang menggunakan nama NLG.

Kalau melihat unit NLG MO120 yang kita coba, tampilannya memang sangat familiar dengan Izumi MO120 sebelumnya.

Mulai dari bentuk bodi, posisi tombol, strap pembawa hingga konsep mesin lasnya terasa nggak asing.

Namun, yang perlu diperhatikan adalah jangan hanya melihat kemiripan fisik. Untuk mengetahui produk secara lebih objektif, kita tetap perlu melihat spesifikasi, kemampuan kerja, kelengkapan serta dukungan purnajualnya.

Dan di sinilah NLG MO120 cukup menarik.

Daya 450 Watt dan Arus Pengelasan hingga 120 Ampere


NLG MO120 merupakan mesin las inverter dengan metode MMA (Manual Metal Arc).

Salah satu hal yang cukup menarik adalah kebutuhan daya listriknya yang relatif rendah untuk sebuah mesin las dengan kemampuan arus hingga 120 ampere.

Spesifikasi yang tersedia untuk NLG MO120 mencantumkan daya mulai sekitar 450 watt, dengan rentang arus pengelasan hingga 120 ampere. Beberapa informasi produk juga mencantumkan dukungan elektroda sampai ukuran 3,2 mm.

Dengan ukuran seperti ini, NLG MO120 memang lebih ditujukan untuk pekerjaan pengelasan ringan sampai menengah, bukan untuk menggantikan mesin las industri berkapasitas besar.

Dan menurut Mimin, justru di situlah daya tariknya.

Untuk pemula yang baru belajar mengelas, mesin berukuran kecil tentu lebih mudah dipindahkan dan disimpan. Begitu juga untuk bengkel kecil yang nggak selalu membutuhkan mesin las berukuran besar.

Bobotnya juga relatif ringan, sekitar 3,5 kilogram, sehingga masih nyaman untuk dibawa berpindah lokasi.

Mau digunakan di bengkel, garasi rumah atau dibawa untuk mengerjakan pekerjaan di tempat lain, nggak terlalu merepotkan.

Kelengkapan NLG MO120


Ketika membuka kemasannya, NLG MO120 sudah dilengkapi beberapa perlengkapan dasar yang dibutuhkan untuk mulai melakukan pengelasan.

Ada kedok las, kemudian handle dan kaca las yang masih terpisah. Di dalam paket juga terdapat palu ketok yang dilengkapi sikat kawat, kaca las, kabel stang las serta kabel massa.

Buat pemula, kelengkapan seperti ini cukup membantu karena nggak harus langsung membeli semua perlengkapan dari awal.

Tinggal menyiapkan elektroda dan sumber listrik, kemudian mesin sudah bisa digunakan sesuai petunjuk pengoperasian.

Meskipun begitu, bagi pengguna yang sudah terbiasa mengelas, beberapa perlengkapan bawaan tentu bisa di-upgrade.

Misalnya menggunakan kabel yang lebih panjang, stang las dengan kualitas yang lebih nyaman atau perlengkapan keselamatan yang lebih baik.

Menurut Mimin, hal tersebut justru menjadi hal yang wajar. Mesin menjadi perangkat utamanya, sementara aksesori bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna.

NLG juga menyediakan buku petunjuk pengoperasian untuk mesin las seri MO120 dan MO160. Jadi, pemula nggak perlu asal mencoba.

Sebelum digunakan, sebaiknya baca terlebih dahulu petunjuk penggunaan, terutama mengenai pengaturan arus, ukuran elektroda dan keselamatan kerja.

Cocok untuk Pemula dan Bengkel Kecil


Kalau melihat karakter mesinnya, Mimin merasa NLG MO120 memang punya posisi yang cukup menarik.

Buat pemula, ukurannya yang compact menjadi salah satu keuntungan. Mesin nggak terlalu berat sehingga lebih mudah dipindahkan dan disimpan.

Pengaturan arusnya juga cukup sederhana sehingga pengguna baru bisa belajar memahami karakter pengelasan secara bertahap.

Sedangkan untuk bengkel kecil, NLG MO120 bisa menjadi pilihan ketika kebutuhan pengelasan masih berada pada pekerjaan ringan sampai menengah.

Misalnya untuk membuat atau memperbaiki pagar, teralis, rak besi, dudukan, rangka sederhana dan berbagai pekerjaan fabrikasi ringan lainnya.

Tentu saja, kalau pekerjaan membutuhkan pengelasan berat secara terus-menerus dengan material tebal, mesin dengan kapasitas lebih besar tetap lebih tepat.

Jadi, jangan melihat angka 120 ampere saja.

Kita juga perlu menyesuaikan mesin dengan jenis pekerjaan yang akan dilakukan.

After Sales Menjadi Nilai Tambah


Selain mesin dan spesifikasinya, salah satu hal yang menurut Mimin penting ketika membeli perkakas listrik adalah layanan purnajual.

Percuma membeli mesin dengan harga menarik kalau ketika mengalami masalah kita bingung mencari tempat servis.

Nah, NLG memiliki jaringan layanan purnajual melalui PT Niagamas Lestari Gemilang. Perusahaan tersebut menyebutkan memiliki jaringan service center yang tersebar di 12 kota besar di Indonesia.

Buat pengguna yang membeli mesin untuk jangka panjang, keberadaan layanan seperti ini tentu memberikan rasa lebih tenang.

Apalagi mesin las termasuk perkakas yang bisa bekerja cukup keras. Kalau digunakan secara rutin, tentu perawatan dan servis menjadi bagian penting agar mesin tetap bisa digunakan dengan baik.


Setelah melihat bentuk, kelengkapan dan mencoba langsung NLG MO120, Mimin merasa mesin las ini punya kombinasi yang menarik.

Daya mulai 450 watt, kemampuan arus hingga 120 ampere, ukuran compact dan bobot sekitar 3,5 kilogram membuatnya cukup menarik untuk pengguna yang membutuhkan mesin las portable.

Buat pemula, NLG MO120 bisa menjadi salah satu pilihan untuk belajar mengelas tanpa harus langsung menggunakan mesin berukuran besar.

Sementara bagi bengkel kecil, mesin ini bisa menjadi perangkat praktis untuk pekerjaan pengelasan ringan sampai menengah.

Apalagi desainnya sangat familiar bagi pengguna yang sebelumnya mengenal Izumi MO120.

Jadi, kalau kalian melihat NLG MO120 dan merasa seperti pernah melihat mesin yang sama sebelumnya, memang wajar.

Yang jelas, jangan cuma melihat mereknya.

Perhatikan juga kebutuhan pekerjaan, ukuran elektroda, kapasitas listrik dan pola penggunaan sebelum membeli.

Kalau kebutuhan kalian adalah mesin las inverter yang ringkas, mudah dibawa, nggak terlalu boros listrik dan cukup mumpuni untuk pekerjaan sehari-hari, NLG MO120 layak masuk daftar pertimbangan.

Buat Mimin sendiri, mesin ini cukup meyakinkan untuk kelasnya.

NLG MO120, kecil ukurannya, tetapi cukup serius ketika diajak bekerja.