Abah Jenggot Waterpark, Kolam Renang Anak dengan Wahana Waterboom di Cilacap

 

Abah Jenggot Waterpark, Cilacap

Abah Jenggot Waterpark, Kolam Renang Anak dengan Wahana Waterboom di Cilacap - Ada kalanya anak-anak nggak perlu diajak pergi jauh untuk membuat mereka senang.


Cukup bilang, "Mau berenang?" Biasanya wajah mereka langsung berubah ceria.


Mimin pun sering melihat hal seperti itu. Ketika melewati sebuah tempat wisata yang memiliki kolam renang, anak-anak biasanya sudah nggak sabar ingin segera turun ke air.


Orang tua tinggal mencari tempat yang nyaman untuk menunggu, sementara anak-anak bisa bermain sepuasnya.


Nah, kalau sedang berada di kawasan Bojongsari, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, ada satu tempat yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga, yaitu Abah Jenggot Waterpark.


Menariknya, kolam renang ini bukan berada persis di depan Rumah Makan Abah Jenggot.


Kolam renangnya justru berada di seberang rumah makan dan terpisah oleh danau.


Jadi ketika datang ke kawasan Abah Jenggot, kita akan menemukan pengalaman yang sedikit berbeda.


Rumah makan berada di satu sisi danau, sedangkan area kolam renang berada di sisi lainnya.


Dari area kolam renang, pengunjung juga masih bisa menikmati suasana danau yang menjadi salah satu ciri khas kawasan Abah Jenggot.


Buat Mimin, konsep seperti ini cukup menarik. Anak-anak bisa bermain air, sementara orang tua nggak harus ikut berenang.


Mereka bisa duduk santai di saung lesehan, menikmati makanan dan minuman, atau naik ke lantai atas untuk mendapatkan pemandangan kolam renang sekaligus melihat ke arah danau.


Kolam Renang Anak dengan Wahana Waterboom


Jangan membayangkan Abah Jenggot Waterpark seperti waterpark besar dengan banyak kolam dan puluhan wahana.


Di sini hanya terdapat satu kolam renang yang diperuntukkan bagi anak-anak.


Namun meskipun hanya satu kolam, suasananya tetap dibuat menarik karena dilengkapi beberapa wahana permainan air.


Salah satunya adalah waterboom yang bisa digunakan anak-anak untuk bermain dan meluncur ke kolam.


Kemudian ada juga ember tumpah.


Wahana ember tumpah biasanya menjadi salah satu bagian yang paling disukai anak-anak.


Air akan terkumpul di dalam ember berukuran besar, kemudian ketika sudah penuh akan tumpah ke bawah.


Anak-anak yang berada di sekitar pancuran tentu akan langsung berteriak kegirangan ketika air dalam jumlah banyak tiba-tiba jatuh.


Selain waterboom dan ember tumpah, area kolam juga dilengkapi dengan air mancur berbentuk ikan dan kuda laut.


Bentuk patung seperti ini membuat suasana kolam terasa lebih cocok untuk anak-anak.


Jadi walaupun hanya ada satu kolam, bukan berarti anak-anak hanya bisa berenang bolak-balik.


Ada beberapa titik permainan air yang bisa membuat aktivitas berenang menjadi lebih menyenangkan.


Orang Tua Bisa Menunggu di Saung Lesehan


Salah satu hal yang menurut Mimin cukup penting dari tempat wisata keluarga adalah fasilitas untuk orang tua.


Sebab nggak semua orang tua ikut berenang. Ada yang memang hanya mengantar anak.

 

Ada juga yang memilih duduk santai sambil mengawasi anak dari kejauhan.


Di sekitar kolam renang Abah Jenggot terdapat saung lesehan yang bisa digunakan orang tua untuk duduk dan menunggu anak-anak bermain.


Posisinya juga cukup strategis karena masih berada di sekitar area kolam.


Jadi orang tua tetap bisa bersantai sambil sesekali memperhatikan anak yang sedang bermain air.


Konsep lesehan seperti ini terasa lebih santai dibandingkan harus duduk di kursi plastik biasa.


Apalagi kalau datang bersama keluarga atau rombongan. Bisa duduk bersama, membawa makanan dan minuman, kemudian ngobrol sambil menunggu anak selesai berenang.


Lesehan Lantai Atas dengan View Kolam dan Danau


Kalau ingin mendapatkan pemandangan yang lebih luas, ada juga area lesehan di lantai atas.


Nah, bagian ini menjadi salah satu spot yang menarik.


Dari lantai atas, pengunjung bisa melihat langsung ke arah kolam renang.


Artinya, orang tua yang nggak ikut berenang tetap bisa mendapatkan posisi yang nyaman untuk mengawasi anak-anak.


Bukan cuma kolam renang.


Dari area lantai atas, pengunjung juga bisa melihat ke arah danau yang berada di antara kawasan Rumah Makan Abah Jenggot dan area kolam renang.


Jadi sambil duduk santai, pemandangan yang terlihat bukan hanya anak-anak yang bermain air, tetapi juga kawasan danau.


Kalau datang sore hari, suasananya tentu bisa terasa lebih nyaman.


Angin dari arah danau, anak-anak bermain air, sementara orang tua duduk ngobrol di tempat yang lebih tinggi.


Sederhana, tetapi cukup untuk membuat akhir pekan terasa berbeda.


Ada Kamar Ganti dan Kamar Mandi


Buat tempat berenang keluarga, keberadaan kamar mandi dan kamar ganti tentu menjadi fasilitas yang penting.


Di Abah Jenggot Waterpark juga tersedia kamar ganti dan kamar mandi.


Jadi setelah anak selesai berenang, orang tua nggak perlu bingung mencari tempat untuk mengganti pakaian.


Fasilitas seperti ini memang terlihat sederhana, tetapi justru sangat dibutuhkan.


Apalagi kalau yang berenang adalah anak-anak.


Selesai bermain air, pakaian basah harus segera diganti sebelum melanjutkan aktivitas lainnya.


Pendopo untuk Berbagai Acara


Selain kolam renang dan tempat duduk untuk pengunjung, kawasan ini juga dilengkapi pendopo.


Pendopo tersebut bisa digunakan untuk berbagai acara.


Fasilitas seperti ini membuat Abah Jenggot Waterpark nggak hanya cocok untuk kunjungan keluarga kecil.


Rombongan atau komunitas yang ingin mengadakan kegiatan bersama juga bisa memanfaatkan area pendopo sesuai kebutuhan dan ketentuan pengelola.


Misalnya untuk acara keluarga, kumpul komunitas, kegiatan sekolah, atau acara lainnya.


Tentunya penggunaan pendopo tetap perlu dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pengelola.


Ada Penginapan di Belakang Joglo


Buat pengunjung yang ingin menikmati suasana lebih lama, di kawasan ini juga tersedia fasilitas penginapan.


Letaknya berada di belakang joglo.


Yang menarik, terdapat tiga kamar penginapan berbentuk segitiga.


Bentuk bangunannya cukup unik dan berbeda dari kamar penginapan pada umumnya.


Kehadiran penginapan ini tentu menjadi nilai tambah tersendiri bagi kawasan Abah Jenggot.


Pengunjung dari luar daerah yang ingin berkunjung bersama keluarga bisa mempertimbangkan untuk menginap, terutama jika ingin menikmati kawasan wisata tanpa harus terburu-buru pulang.


Untuk tarif dan ketersediaan kamar, sebaiknya ditanyakan langsung kepada pengelola karena bisa berubah sesuai waktu dan kondisi.


Nggak Perlu Bingung Kalau Lapar


Namanya juga tempat wisata keluarga.


Setelah anak-anak berenang, biasanya yang muncul adalah satu masalah klasik. Lapar!


Untungnya di sekitar area kolam renang juga terdapat kios yang menjual makanan dan minuman.


Jadi pengunjung nggak harus langsung meninggalkan kawasan hanya untuk mencari makanan.


Anak-anak bisa membeli makanan atau minuman setelah berenang, sementara orang tua bisa kembali duduk santai di area lesehan.


Kalau datang bersama keluarga, fasilitas seperti ini cukup membantu.


Nggak perlu repot membawa terlalu banyak bekal dari rumah.


Harga Tiket Masuk Abah Jenggot Waterpark


Salah satu hal yang cukup menarik dari Abah Jenggot Waterpark adalah harga tiketnya yang relatif terjangkau.


Untuk pengunjung yang ingin berenang, tiket masuknya sebesar Rp10.000 per orang.


Sementara bagi orang yang hanya mengantar dan nggak ikut berenang, tiket masuknya sebesar Rp5.000 per orang.


Jadi orang tua yang hanya mengantar anak nggak perlu membayar tiket dengan harga yang sama seperti pengunjung yang berenang.


Dengan konsep harga seperti ini, tempat tersebut cukup ramah untuk keluarga yang membawa anak-anak.


Misalnya ayah dan ibu mengantar anak berenang.


Anak membayar tiket berenang, sedangkan orang tua yang hanya mendampingi cukup membayar tiket masuk sebagai pengantar.


Namun, harga tiket bisa saja berubah sewaktu-waktu. Jadi sebelum berangkat, sebaiknya tetap memastikan kembali harga terbaru kepada pengelola.


Lokasi Kolam Berbeda dengan Rumah Makan Abah Jenggot


Ini menjadi informasi penting buat pengunjung yang baru pertama kali datang.


Kolam renang Abah Jenggot berada di seberang Rumah Makan Abah Jenggot dan dipisahkan oleh danau.


Jadi jangan sampai datang ke rumah makan lalu bingung mencari kolam renangnya.


Kawasan rumah makan dan kolam renang memang masih berada dalam satu kawasan Abah Jenggot, tetapi letaknya berada di sisi yang berbeda.


Keberadaan danau di tengah kedua area tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri.


Dari satu sisi kita bisa menikmati suasana rumah makan dan danau, sementara di sisi lainnya ada kolam renang anak dengan berbagai wahana permainan air.


Cocok untuk Liburan Keluarga


Kalau Mimin melihat fasilitas yang tersedia, Abah Jenggot Waterpark memang lebih cocok disebut sebagai wisata air sederhana untuk keluarga, khususnya keluarga yang membawa anak-anak.


Nggak ada banyak kolam dan nggak ada wahana ekstrem.


Hanya ada satu kolam renang anak yang dilengkapi waterboom, ember tumpah, serta air mancur berbentuk ikan dan kuda laut.


Tetapi justru di situlah daya tariknya. Tempatnya nggak terlalu rumit.


Anak-anak punya area khusus untuk bermain air. Orang tua punya tempat untuk duduk santai.


Ada kamar ganti dan kamar mandi. Ada kios makanan dan minuman. Ada pendopo untuk berbagai acara.


Bahkan tersedia penginapan bagi yang ingin tinggal lebih lama.


Dan yang nggak kalah menarik, dari area kolam renang pengunjung masih bisa menikmati pemandangan danau.


Abah Jenggot Waterpark, Tempat Sederhana untuk Membuat Anak Senang


Mimin selalu percaya kalau liburan keluarga nggak harus mahal.


Kadang anak-anak sudah cukup bahagia hanya dengan bermain air.


Nggak perlu kolam renang yang besar dan nggak perlu wahana yang macam-macam.


Asalkan airnya bisa membuat mereka bermain, ada seluncuran, ember tumpah, air mancur, dan tempat yang nyaman untuk orang tua menunggu, sudah cukup.


Itulah gambaran yang bisa ditemukan di Abah Jenggot Waterpark.


Satu kolam renang anak, tetapi dilengkapi berbagai permainan air.


Di sekelilingnya ada saung lesehan untuk orang tua.


Naik ke lantai atas, pemandangannya semakin menarik karena bisa melihat kolam renang sekaligus ke arah danau.


Setelah berenang, anak-anak bisa berganti pakaian, membeli makanan atau minuman, kemudian keluarga kembali duduk santai.


Kalau ingin mengadakan acara bersama, ada pendopo.


Kalau ingin menginap, tersedia tiga kamar berbentuk segitiga di belakang joglo.


Jadi, meskipun konsepnya sederhana, fasilitas yang tersedia cukup lengkap untuk sebuah tempat wisata keluarga.


Dan mungkin, ketika anak-anak pulang dengan wajah senang sambil berkata, "Besok berenang lagi ya," itulah tanda bahwa sebuah liburan sudah berhasil.


Baca juga: Rumah Makan Abah Jenggot Cilacap: Sensasi Kulineran di Atas Danau yang Bikin Nagih!