Lingkungan Kita, Tanggung Jawab Siapa?

 

Lingkungan Kita, Tanggung Jawab Siapa?

Lingkungan Kita, Tanggung Jawab Siapa? - Pagi itu, Mimin sempat berhenti sebentar di pinggir jalan. Bukan karena macet, tapi karena bau sampah yang menyengat. Tumpukan plastik, sisa makanan, dan daun kering bercampur jadi satu.

Padahal, beberapa meter dari situ ada sungai kecil yang airnya dulu bening. Mimin jadi mikir, sebenarnya lingkungan yang makin semrawut ini tanggung jawab siapa, sih? Pemerintah? Masyarakat? Atau kita semua yang sering pura-pura nggak lihat?

Pertanyaan itu akhirnya membawa Mimin ke satu nama yang sering kita dengar, tapi jarang benar-benar kita pahami: Dinas Lingkungan Hidup.

Lingkungan Bukan Cuma Urusan Pohon dan Sampah


Banyak orang masih nganggep lingkungan itu cuma soal pohon, taman, dan sampah. Padahal, lingkungan jauh lebih luas dari itu.

Udara yang kita hirup setiap hari, air yang kita minum, hingga tanah tempat kita berpijak, semuanya bagian dari lingkungan.

Kalau salah satu rusak, dampaknya ke mana-mana. Banjir datang lebih sering, suhu makin panas, dan penyakit lebih mudah menyebar.

Di titik inilah peran Dinas Lingkungan Hidup jadi sangat penting, meski sering kali baru terasa saat masalah sudah telanjur besar.

Dinas Lingkungan Hidup dan Peran yang Jarang Disadari


Dinas Lingkungan Hidup bukan cuma soal petugas kebersihan yang mengangkut sampah tiap pagi. Di balik itu, ada sistem kerja panjang yang melibatkan perencanaan, pengawasan, hingga edukasi.

Mulai dari pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran, pemantauan kualitas udara dan air, sampai penegakan aturan lingkungan, semuanya berjalan beriringan.

Struktur kerja dan pembagian tugas inilah yang membuat urusan lingkungan bisa ditangani lebih terarah. Gambaran tentang bagaimana struktur tersebut dijalankan bisa dilihat melalui halaman resmi berikut: https://dlhkabkotabaru.org/struktur/

Sayangnya, karena prosesnya panjang dan hasilnya nggak instan, kerja-kerja ini sering luput dari sorotan.

Kalau Lingkungan Rusak, Nggak Mungkin Salah Satu Pihak Aja


Saat banjir datang atau tumpukan sampah viral di media sosial, yang paling sering disalahkan adalah pemerintah. Dinas Lingkungan Hidup pun jadi sasaran kritik.

Padahal, kalau ditarik ke belakang, hampir semua persoalan lingkungan melibatkan banyak pihak.

Ada masyarakat yang masih buang sampah sembarangan. Ada pelaku usaha yang abai mengelola limbah. Ada pula pembangunan yang mengorbankan ruang hijau.

Di titik ini, wajar kalau muncul pertanyaan: lingkungan kita, tanggung jawab siapa?

Jawabannya jelas bukan satu pihak saja.

Peran Masyarakat yang Sering Diremehkan


Mimin percaya, perubahan besar selalu dimulai dari hal kecil. Memilah sampah, nggak buang sampah ke sungai, mengurangi plastik sekali pakai, hal sederhana ini sering dianggap sepele.

Padahal, tanpa keterlibatan masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup nggak akan sanggup bekerja sendirian.

Lingkungan adalah ruang hidup bersama. Kalau satu pihak abai, dampaknya pasti dirasakan semua orang.

Kesadaran lingkungan nggak harus dimulai dari aksi besar. Kadang cukup dari rumah sendiri.

Tantangan Dinas Lingkungan Hidup di Lapangan


Di atas kertas, tugas Dinas Lingkungan Hidup terlihat rapi dan terstruktur. Tapi realitanya di lapangan jauh lebih kompleks.

Masih ada keterbatasan anggaran, jumlah petugas yang nggak sebanding dengan luas wilayah, serta rendahnya kesadaran sebagian masyarakat.

Di sisi lain, tuntutan publik terus meningkat. Kota harus bersih, udara harus sehat, dan sungai harus kembali jernih.

Semua tuntutan itu wajar, tapi tetap butuh proses panjang dan kerja sama dari berbagai pihak.

Lingkungan Sehat Itu Investasi Jangka Panjang


Masih banyak yang menganggap urusan lingkungan itu mahal dan merepotkan. Padahal, lingkungan yang sehat justru investasi jangka panjang.

Kota yang bersih lebih nyaman ditinggali, biaya kesehatan bisa ditekan, dan risiko bencana berkurang.

Dinas Lingkungan Hidup sebenarnya sedang bekerja untuk masa depan. Hasilnya mungkin nggak langsung terasa hari ini, tapi akan dinikmati oleh generasi berikutnya.

Mimin merasa, sudah waktunya kita berhenti saling menyalahkan soal lingkungan. Pemerintah punya peran, masyarakat punya tanggung jawab, dan dunia usaha juga nggak bisa lepas tangan.

Lingkungan bukan warisan nenek moyang, melainkan titipan untuk anak cucu. Kalau hari ini kita abai, besok dampaknya akan jauh lebih berat.

Lingkungan Kita, Tanggung Jawab Kita Bersama


Judul ini terdengar sederhana, tapi maknanya dalam. Lingkungan kita bukan cuma urusan Dinas Lingkungan Hidup, bukan juga semata tugas pemerintah. Ini soal pilihan sehari-hari yang kita ambil.

Untuk memahami lebih jauh bagaimana peran dan struktur Dinas Lingkungan Hidup dijalankan, kamu bisa melihat referensi resminya di sini: https://dlhkabkotabaru.org/struktur/

Mau peduli atau cuek, mau menjaga atau merusak, pilihan itu ada di tangan kita semua.

Terima kasih atas kunjungannya, silakan tinggalkan jejak di kolom komentar