Kenali Risiko Reksadana Pasar Uang dan Tips Makin Cuan

Tips Makin Cuan
Sumber foto : pexels.com. 


Kenali Risiko Reksadana Pasar Uang dan Tips Makin Cuan - Reksadana pasar uang merupakan investasi yang memiliki tingkat resiko paling rendah. Jenis reksadana yang satu ini memiliki kinerja yang terus mengalami peningkatan signifikan serta sangat tepat bila dijadikan sebagai pilihan diversifikasi.

Sebenarnya ada beberapa jenis reksadana yang bisa diandalkan. Namun, jenis pasar uanglah yang paling menarik minat para investor. Terutama dari golongan konservatif. Pasalnya para investor ini mencari instrumen yang aman dengan tingkat risiko rendah. Alasannya karena mereka nggak ingin rugi dan tidak mau menanggung risiko yang tinggi. 

Jika berbicara mengenai risiko, setiap investasi pasti memiliki risiko. Bedanya, hanya terdapat pada tingkat resikonya. Lalu, bagaimana dengan reksadana pasar uang? Apa saja risiko pada instrumen tersebut? 

Risiko Investasi Reksadana Pasar Uang dan Tips Makin Cuan

Apabila tertarik memulai investasi reksadana berjenis pasar uang, selain mempelajari apa keuntungan reksadana pasar uang, kita juga harus memahami risikonya. Dengan begitu kita bisa menyimpulkan apakah investasi tersebut sesuai dengan kebutuhan atau tidak. 

Untuk memudahkan kita mempelajarinya, berikut risiko reksadana jenis pasar uang yang harus kita pahami:

  • Risiko nilai bunga

Nilai bunga akan mempengaruhi nilai return. Artinya, naik turunnya nilai bunga bisa terjadi kapan saja dan ini mengakibatkan fluktuasi return pada instrumen pasar uang. Oleh karena itu, bila memilih instrumen ini kita harus selalu update informasi mengenai kondisi perekonomian.

  • Risiko wanprestasi

Ini juga bisa terjadi pada jenis reksadana pasar uang. Risiko wanprestasi terjadi sebagai akibat dari kegagalan pembayaran dalam hal pengembalian dana dari manajer investasi kepada investor. Kondisi ini mungkin saja terjadi. Apalagi jika terjadi penarikan besar-besaran. Otomatis manajer investasi akan mengalami kesulitan dalam mengembalikan dana investasi.

  • Risiko likuiditas

Likuiditas yaitu kemampuan sebuah aset untuk bisa dicairkan menjadi uang tunai. Sebenarnya tipe pasar uang memiliki likuiditas yang tinggi. Akan tetapi ada kalanya likuiditas instrumen ini menjadi rendah. Misalnya ketika semua investor instrumen ingin menjual kembali aset-asetnya. Ini akan mengakibatkan para manajer investasi sulit mempersiapkan dananya. 

Nah, jika reksadana jenis pasar uang mengalami likuiditas rendah maka akan sulit bagi investor untuk mencairkan dananya. 

  • Risiko ekonomi dan politik

Faktor ekonomi dan politik juga bisa menjadi risiko bagi investor. Oleh karena, kita harus selalu update perkembangan informasi ekonomi dan politik. Tujuannya agar bisa membuat prediksi untuk mengembangkan aset yang telah kita investasikan.

  • Risiko dari faktor luar

Faktor dari luar ini maksudnya seperti perubahan peraturan yang berkaitan dengan investasi reksadana pasar uang. Ini bisa terjadi kapanpun tanpa mampu kita perkirakan.

Agar bisa tetap menguntungkan meski dengan risiko yang ada, kita bisa melakukan beberapa tips, antara lain:

  • Melakukan perpanjangan jangka waktu investasi.

  • Menerapkan strategi dollar cost averaging untuk mencegah kerugian pembelian aset. Strategi ini akan membantu untuk berinvestasi secara rutin.

  • Melakukan diversifikasi yakni dengan berinvestasi pada jenis instrumen lain yang sesuai dengan profil risiko. 

  • Memilih waktu pencairan yang tepat, misalnya ketika harga sedang naik. Dengan begitu kita akan memperoleh keuntungan reksadana pasar uang yang lebih besar. 


Tips Makin Cuan
Sumber gambar : pexels.com. 

Investasi Reksadana Pasar Uang Lebih Praktis dan Menguntungkan

Aplikasi digibank by DBS merupakan platform yang cocok untuk digunakan saat berinvestasi reksadana pasar uang. Meskipun kita masih pemula dan tidak mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan dunia investasi. Pasalnya aplikasi ini menawarkan banyak keunggulan yang akan memudahkan. Keunggulan tersebut antara lain:

  • Menyediakan berbagai jenis produk reksadana

Ada lebih dari 50 jenis produk yang ditawarkan oleh aplikasi digibank by DBS, termasuk reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran, dan reksadana saham.

  • Memilih produk dengan mudah menggunakan 3 fitur kategori

Terdapat 3 fitur kategori yang akan membantu kita memilih di aplikasi digibank by DBS. Yakni, kategori produk dengan kinerja terbaik, produk terpopuler, serta produk dengan scoring terbaik. 

  • Memulai investasi reksadana hanya dengan Rp100.000

Di aplikasi digibank by DBS, modal awal investasi bisa mulai Rp100.000 yang pastinya sangat terjangkau.

  • Melakukan pembelian produk secara berkala dan fleksibel

Aplikasi digibank by DBS memberi kemudahan bagi orang yang sibuk. Kita bisa membeli produk secara berkala. Ini artinya, kita akan bisa konsisten membeli setiap bulannya serta bisa menentukan dan mengubah nominal pembelian selama investasi berkala masih berlangsung.

  • Semua transaksi investasi dapat dilakukan dalam satu aplikasi

Cukup menggunakan aplikasi digibank by DBS, semua transaksi bisa dilakukan dalam satu aplikasi. Mulai dari daftar SID (Single Investor Identification), pembelian, penjualan, hingga pengalihan produk.

Nah, buat kalian yang nggak mau repot dalam berinvestasi reksadana pasar uang, sebaiknya menggunakan Aplikasi digibank by DBS. Rasakan manfaat aplikasi tersebut dengan maksimal.

Terima kasih atas kunjungannya, silakan tinggalkan jejak di kolom komentar