06 June 2018

Fairy Garden, Obyek Wisata Taman Peri di Maribaya Lembang

Fairy Garden Maribaya
Fairy Garden Maribaya. 
Fairy Garden, Obyek Wisata Taman Peri di Maribaya Lembang - Dongeng merupakan sebuah karya sastra yang dikemas menjadi sebuah cerita tentang suatu kejadian baik fiksi maupun nyata. Tapi kebanyakannya dongeng tersebut adalah cerita fiksi yang diambil dari khayalan sang pengarang. Begitu pula dengan dongeng untuk anak-anak yang menceritakan tokoh fiksi dan dunia khayalan seperti cerita Si Peri Cantik.

Peri adalah tokoh fiksi berwajah cantik, bersayap, dan memiliki kekuatan gaib, dalam ceritanya terkadang peri tersebut bisa turut campur dalam kehidupan manusia. Cerita peri tersebut membawa pikiran anak-anak ke dalam dunia khayalan yang penuh keajaiban.

Mendengar cerita peri tersebut terkadang mengundang rasa kepenasaran anak-anak untuk bertemu dengan sosok peri cantik yang ada dalam dongeng, karena mereka menganggap cerita peri adalah kisah nyata.

Keinginan anak-anak untuk bertemu dengan peri-peri cantik sekarang akan menjadi kenyataan, karena destinasi wisata baru yang didesain semirip mungkin dengan yang ada dalam dongeng peri kini sudah ada di Bandung.

Obyek wisata yang temanya diambil dari cerita peri ini adalah Fairy Garden yang berlokasi di Jalan Maribaya Patrol KM, 3,9 kampung Gumuruh RW XI, Desa Cibodas Maribaya, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Fairy Garden Maribaya merupakan sebuah tempat wisata keluarga yang berada di bawah manajemen The Lodge Maribaya Group.

Destinasi wisata ini diciptakan untuk memberikan pengalaman baru bagi anak-anak agar dapat merasakan langsung sensasi bermain di dalam dunia dongeng dan sekaligus menikmati indahnya bentangan alam pegunungan maribaya. 

Opening Fairy Garden Bandung oleh owner The Lodge Maribaya, Heni Smith
Opening Fairy Garden Bandung oleh owner The Lodge Maribaya, Heni Smith
Ide awal didirikannya Fairy Garden Bandung ini berasal dari ramainya pengunjung The Lodge Maribaya, dimana wisatawannya banyak yang membawa anak-anak. Sementara di The Lodge sendiri tidak tersedia fasilitas khusus untuk anak-anak.

Dari Situlah Heni smith selaku owner The Lodge Maribaya menghayal untuk menciptakan sebuah tempat wisata yang mampu mengakomodir kebutuhan anak. Sehingga tidak hanya orang tuanya saja yang bisa menikmati tempat wisata, anak-anaknya pun bisa merasakannya.

“Karena di The Lodge Maribaya tidak tersedia fasilitas untuk anak kecil, maka saya menciptakan wahana baru untuk memfasilitasi anak-anak. Orang tuanya berwisata di The Lodge Maribaya, anak-anaknya bisa bermain di Fairy Garden.” Kata Heni Smith saat opening Fairy Garden, (06/06/2018).

Untuk mewujudkan destinasi wisata Fairy Garden tersebut, Heni Smith mengajak Anya Madyadipoera owner NuArt yang juga merupakan putri sulung Nyoman Nuarta yang dikenal dengan mahakarya patung di Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Bali.

Selain itu, Heni Smith juga melibatkan desainer ternama Deden Siswanto untuk merancang kostum bertema Fairy yang digabungkan dengan desain tradisional dan kontemporer. Akan ada 500 kostum dengan karakter yang berbeda, dimana nantinya kostum ini akan di pakai oleh para peri dan kurcaci, serta untuk disewakan bagi para pengunjung yang ingin berfoto dengan menggunakan pakaian ala negeri dongeng.

Adapun misi utama Fairy Garden Lembang adalah mengajak anak untuk belajar mengeksplorasi indera mereka dan menuangkan kreativitasnya di berbagai aktivitas yang ditawarkan di obyek wisata yang berada di Maribaya tersebut.

Walaupun mungkin hanya sejenak, Fairy Garden dapat membantu meringankan kejenuhan anak-anak, menjauhkan mereka dari gadgets, membantu menemukan minat mereka dan membiarkan mereka untuk berinteraksi dengan teman-temannya seperti seharusnya.

Istana peri masih dalam tahap pembangunan
Istana peri masih dalam tahap pembangunan
Ketika pengunjung memasuki area Fairy Garden akan merasakan sensasi sedang berada di dalam dunia dongeng. Saat pertama masuk terlihat sebuah bangunan istana yang megah (Fairy castle) seperti yang diceritakan dalam dongeng peri.

Di dalam bangunan ini bisa digunakan untuk aktivitas anak-anak dan tersedia juga booth kuliner. Selain itu terdapat pula ruang ganti para peri cantik dan pasukan kurcaci berganti pakaian, toilet yang bersih, bisa juga untuk tempat pertunjukan seni.

Pengunjung berfoto dengan peri cantik dan peri tampan di Fairy Garden Bandung
Pengunjung berfoto dengan peri cantik dan peri tampan di Fairy Garden Bandung
Saat pengunjung berada di Fairy Garden akan bertemu dengan peri-peri cantik yang akan membuat Anda merasa benar-benar sedang berada di negeri dongeng. Tidak hanya peri cantik, di Fairy Garden ada juga peri-peri tampan dengan kostum khusus.

Selain itu, ada juga pasukan kurcaci yang akan menyambut pengunjung dengan salamnya yang khas. Para kurcaci ini lucu dan sangat menghibur, tingkah lakunya bisa membuat pengunjung tertawa terbahak-bahak.

Para kurcaci lucu di Fairy Garden Maribaya
Para kurcaci lucu di Fairy Garden Maribaya

Wahana Untuk Anak-Anak di Fairy Garden Maribaya
Di belakang istana peri ini tersedia sebuah lapangan luas dan beberapa wahana untuk anak – anak. Untuk saat ini baru tersedia 4 wahana anak, tapi kedepannya akan ada dua wahana tambahan, karena hingga saat ini proses pembangunan Fairy Garden baru mencapai 30%. Adapun 4 wahana utama yang ada di Fairy Garden adalah :

- Lola's Library adalah wahana dimana anak-anak akan dibawa imajinasi dan fantasi nya dengan melihat pertunjukkan Puppet Show yang bercerita tentang Fairy dan dibawakan dengan menarik oleh master puppet yang berpengalaman.

- Art Factory adalah wahana yang membawa kreatifitas anak- anak dalam membuat karya seni dan kriya, anak anak dapat membuat sendiri karya seni menarik dengan kreatifitasnya masing-masing.

- Wood fairy adalah wahana yang akan membawa anak-anak berada dalam dunianya. Di dalam wahana ini anak-anak dapat bermain dan berlari sepuasnya. Mereka pun dapat bermain bersama binatang peliharaan seperti kelinci, domba dan kuda. Wahana ini menyajikan pemandangan indahnya dunia anak.

- Florania adalah wahana dimana anak dapat melihat langsung keindahan warna warni bunga dan dapat berkreasi langsung membuat karya seni yang akan dibuat sendiri oleh para anak dan sekaligus belajar menanam bunga.

Dari semua wahana yang telah disediakan, anak-anak akan diajak untuk beraktivitas secara langsug seperti belajar seni dan kriya, membaca buku dan mendengarkan dongeng, ataupun belajar memberi makan pada hewan. Fasilitas yang ada di Fairy Garden didesain flat supaya disable friendly, dengan tujuan supaya anak berkebutuhan khusus pun bisa menikmati wahana yang ada di taman peri tersebut.

Salah satu contohnya adalah jalan untuk akses ke setiap wahana menggunakan aspal dan bentuknya landai, dan untuk naik ke restoran yang ada di atas istana bisa menggunakan lift, serta akan disediakan toilet khusus untuk kaum disabilitas.

Harga tiket masuk Fairy Garden Rp. 100.000, namun selama trial opening pada 7 sampai 14 Juni hanya dikenakan tariff Rp. 35.000,- saja. Untuk 15 Juni akan diberlakukan tariff yang berbeda yaitu Rp. 50.000, karena pada hari itu bertepatan dengan soft opening Fairy Garden.

Untuk anak-anak yang berusia di atas 2 tahun akan dikenakan tariff biaya masuk dan diwajibkan membeli tiket. Grand opening Fairy Garden akan dilakukan pada bulan Desember 2018 dan dipastikan seluruh fasilitas sudah rampung dan bisa digunakan semuanya. Saat membeli tiket, pengunjung diwajibkan membawa smartphone alias hape android untuk keperluan scan barcode.

Alamat Fairy Garden Maribaya :
Jalan Jalan Maribaya Patrol KM, 3,9 
kampung Gumuruh RW XI, Desa Cibodas Maribaya.

Jam buka : Pukul 09.00 WIB - 17.00 WIB
Nomor telepon : 022 20454830 / 0878 21161861 
IG : @fairygardenbandung

Terimakasih atas kunjungannya, silahkan tinggalkan jejak di kolom komentar