Chinatown Bandung, Tempat Wisata dan Kuliner Ala Kampung Pecinan

Posted by

Chinatown Bandung
Chinatown Bandung. 
Melakukan traveling ke Negeri Cina yang memiliki keunikan dalam adat dan budaya menjadi impian banyak orang, namun untuk pergi ke negeri tirai bambu ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Istilah berat di ongkos untuk pergi ke Negara pemilik budaya barongsay ini sudah tidak perlu dipikirkan lagi, karena untuk menikmati suasana dan pemandangan ala Pecinan tidak perlu lagi pergi ke Cina, di Kota Bandung sudah ada tempat wisata Pecinan bernama Chinatown Bandung yang beralamat di Jln. Kelenteng No.41, Ciroyom, Andir, Kota Bandung, Jawa Barat.

Chinatown Bandung ini adalah sebuah tempat wisata dengan konsep kampung Pecinan, dimana seluruh pernak pernik dan bangunannya didesain mirip dengan Chinatown yang ada di Negara asalnya, ruang dan bangunan serta aksesorisnya didominasi dengan warna merah dan kuning serta tulisan dengan meggunakan huruf Cina.

Saat pertama datang ke kawasan wisata pecinan ini akan menjumpai sebuah gedung yang terdapat tulisan Chinatown Bandung. Dimana tempat wisata pecinan ini berdiri di atas lahan seluas 3000 meter persegi dan menempati sebuah bangunan eks kantor Perhimpunan Masyarakat Bandung (Permaba) yang sudah tidak digunakan lagi dan kemudian direnovasi menjadi sebuah tempat wisata yang memiliki nilai keragaman seni, adat, budaya dan kuliner, sehingga terjadi kebhinekaan di kawasan wisata pecinan ini.  

Tepat dibagian depan bangunan berkonsep Tionghoa ini ada sebuah counter tiket, untuk bisa masuk ke Chinatown Bandung, pengunjung harus membayar tiket masuk seharga 10 Ribu Rupiah(weekday) dan 20 Ribu Rupiah(Weekend) per orang, selain mendapatkan selembar tiket masuk, wisatawan pun akan mendapatkan satu botol air mineral.

Setelah mendapatkan tiket masuk, pengunjung diarahkan masuk melalui pintu yang ada di sebelah kanan bangunan dan disitulah ada petugas yang melakukan pemeriksaan tiket masuk. Ketika masuk melalui pintu gerbang tersebut petugas akan memberitahu bahwa untuk berbelanja di dalam kawasan Chinatown tidak bisa menggunakan uang tunai, tetapi haru menggunakan debet, tapi tidak perlu khawatir, bagi Anda yang tidak mempunyai debet/BCA Flazz, di  dalam ada stand yang menyediakan kartu debet dan sekaligus untuk top up.

Dua langkah sebelah kiri dari pintu masuk terdapat sebuah ruangan yang bertuliskan Bandung Chinatown Museum. Di dalam museum mini terdapat barang-barang antik khas Tionghoa tahun 80-an, dari mulai guci bermotif tulisan Cina, baki bergambar naga hingga barongsay yang menghiasi sudut museum, selain itu terdapat pula infografis yang menceritakan asal usul bangsa Tionghoa yang tertera pada dinding museum.

Melangkah lebih dalam menyusuri area Chinatown Bandung dengan diiringi alunan musik khas Cina, terlihat banyak stand yang menjajakan berbagai macam akseoris dan kuliner seperti barang-barang khas Negara Cina, sewa kostum ala Tionghoa hingga kuliner dengan berbagai variant yang siap memanjakan lidah dan perut Anda. Ada pula beberapa fasilitas pendukung lainnya seperti, panggung hiburan, tempat bermain anak, Mushola, toilet, bangunan berlantai dua untuk menikmati pemandangan dan lain-lain. 

Di dalam kawasan wisata pecinan yang diresmikan oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, pada Minggu 20 Agustus 2017 ini terdapat 77 kios yang berasal dari UMKM Kota Bandung yang isinya sangat beragam, mulai dari aksesoris, rental fashion, kerajinan tangan dan pernak pernik lainnya. Tidak hanya dapat menikmati wisata kampung pecinan dan kuliner, di Chinatown Bandung pengunjung dapat belajar dan mengenal lebih dekat tentang budaya etnies Tionghoa.

Rental Kostum ala Tionghoa di Chinatown Bandung
Tempat rekreasi Chinatown Bandung akan terlihat sangat indah apabila berkunjung saat sore hari atau menjelang matahari terbenam, dimana lampu-lampu lampion yang berwarna-warni mulai dinyalakan, ditambah dengan background langit yang indah membuat tempat ini seperti benar-benar di Negara Tionghoa.

Bagi yang ingin telihat sperti di Chinatown yang sesungguhnya, pengunjung bisa menyewa kostum ala Tionghoa di tempat rental kostum. Menggunakan pakaian khusus dan dirias seperti keturunan Tionghoa asli akan memberikan efek yang bagus pada hasil foto. Untuk spot foto yang banyak digemari para pengunjung adalah jembatan merah ala Pecinan.

Tidak hanya jembatan merah yang bisa dijadikan spot foto di tempat wisata yang terletak tidak jauh dari Kelenteng Satya Budhi ini, masih banyak spot selfie yang instagramable dan tentunya bisa dijadikan sebagai penghias akun sosial media Anda.

Kuliner Halal di Kampung Pecinan
Bagi anda yang beragama Islam yang akan menjajal keindahan destinasi wisata Chinatown Bandung dan ingin mencicipi kulinernya tidak perlu khawatir, karena kuliner yang ada di tempat rekreasi ini sudah terjamin kehallalannya. Penjual aneka kuliner yang berjualan semuanya berasal dari warga lokal, hanya cara penjualannya saja yang dikemas ala Pecinan.

Aneka kuliner yang ada di Chinatown ini menjadi tujuan favorit para wisatawan, baik turis lokal maupun Mancanegara. Seluruh tempat kuliner selalu dipadati oleh pembeli, apa lagi saat weekend tiba harus rela mengantri. 

Pulang dari obyek wisata khas Tioghoa rasanya kurang lengkap apabila tidak membawa oleh-oleh untuk keluarga tersayang di rumah, sebelum keluar dari kawasan wisata Chinatown Bandung, tepat di dekat pintu keluar ada sebuah stand yang khusus menjual aneka oleh-oleh, disini pengunjung dapat memilih buah tangan untuk dibawa pulang sesuka hati. 

Alamat Chinatown Bandung :
Jln. Kelenteng No.41, Ciroyom, Andir, Kota Bandung, Jawa Barat.

Jam Buka :
Pukul 12.00-22.00 WIB (Weekday)
Pukul 12.00-00.00 WIB (Weekend)


Blog, Updated at: 1:45 AM

0 komentar:

Post a Comment