HAU Citumang, Penginapan Unik Berkonsep Kontainer

Posted by

HAU Ecolodges Citumang
HAU Ecolodges Citumang 
Pangandaran sudah menjadi destinasi wisata yang sudah mendunia, karena pantainya yang sangat indah dan menarik untuk dijadikan tujuan berlibur, sehingga tempat rekreasi ini selalu ramai oleh para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Selain pantainya yang indah, Pangandaran juga mempunyai surga alam yang tersembunyi dibalik sebuah desa kecil yang berjarak sekitar 15 meter dari Pangandaran ke arah Barat, tepatnya berada di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kab. Pangandaran, Jawa Barat.

Surga alam yang indah ini dikenal dengan nama Citumang, dimana nama tempat ini diambil dari nama sungai yang mengalir membelah hutan, dengan airnya yang jernih dan terlihat seperti berwarna hijau kebiruan. Aliran sungai Citumang ini menjadi sebuah tempat wisata minat khusus, yaitu petualangan air yang biasa disebut Body rafting. Dengan adanya wisata ini, nama Citumang semakin dikenal oleh mayarakat luas. Dalam setiap harinya ribuan pengunjung berdatangan ke tempat wisata yang ada di Desa Bojong tersebut.

Di jalan Desa Bojong ini terdapat sebuah jembatan yang melintas diatas sungai berair bening ini yang bernama jembatan Citumang, karena menurut warga setempat disinilah tempat aslinya terbentuk nama Citumang tersebut, dimana pada bagian sebelah hilir jembatan terdapat sebuah kubangan air atau danau kecil yang konon katanya pada bagian dasarnya terdapat sebuah lubang atau goa yang tersumbat, dimana penyumbat lobang ini diberi nama cocok gawul(penyumbat saluran pembuangan air dalam kolam). Apa bila penyumbat ini dilepas, maka tidak akan terjadi genangan. 

Barisan Kontainer dan jalan kayu yang tertata rapih
Barisan Kontainer dan jalan kayu yang tertata rapih 
HAU Ecolodges Citumang 
Tepat berada  di pinggir sungai Citumang berjejer sebuah penginapan dengan bangunan yang unik dan menarik yang bernama HAU Ecolodges Citumang, dimana masing-masing kamarnya ini terbuat dari Kontainer yang dimodifikasi menjadi sebuah kamar yang nyaman dengan fasilitas layaknya hotel berbintang tiga dan ditempatkan di alam yang rindang dan sekaligus memiliki view yang indah, yaitu aliran sungai Citumang. Tempat peristirahatan ini tentunya sangat cocok untuk dikunjungi saat berlibur di Pangandaran dan sekaligus merasakan nikmatnya tidur di dalam sebuah kamar yang terbuat dari kontainer.   

Saat memasuki kawasan penginapan, Anda akan menemukan sebuah tembok bertuliskan HAU Ecolodges Citumang, untuk bisa masuk ke dalamnya harus melintasi belakang tembok tersebut. Setelah masuk, maka akan terlihat penampakan bangunan mirip dengan container, bangunan di sebelah kanan adalah sebuah resto dan di sebelah kirinya digunakan sebagai office dan loby penginapan, dari situ sudah terlihat container yang berjajar rapih di kanan dan kiri jalan kecil yang terbuat dari kayu. Untuk saat ini baru ada sepuluh kamar container, dan kemungkinan untuk kedepanya akan diperbanyak lagi.   

Filosofi HAU Citumang
HAU Citumang ini berada dibawah perusahaan Lishan Group yang selama ini mengelola beberapa hotel besar dan tempat wisata yang ada di Jawa Barat. Menurut keterangan dari sang pengelola, Hendra Cahya Handawi, bahwa nama HAU ini memiliki tiga filosofi, yang pertama berasal dari kalimat How Are You, yang biasa digunakan untuk menyapa, dan mengandung makna keramah tamahan. 

Kedua, kata HAU ini bisa diartikan juga sebagai tepat masak atau tungku api yang dalam bahasa Sundanya adalah Hawu. Alat masak dapur tradisional ini merupakan hal yang paling utama di rumah, karenabiasa digunakan untuk menyediakan energi dan alat ini tidak bisa dibandingkan dengan kompor moderen. 

Salah satu keistimewaan Hawu ini adalah bisa digunakan untuk memasak singkong dengan menggunakan abu panasnya (mubuy Sampeu) atau dalam segi rasa pun berbeda, contohnya adalah perbedaan antara nasi yang dimasak menggunkan kompor atau alat moderen lainnya tidak akan seenak nasi yang dimasak menggunakan hawu.

Untuk yang ketiga atau terakhir, kata HAU ini diambil dari bahasa Cina, dimana kata ini memiliki arti bagus, sehingga dengan didirikannya HAU Citumang ini diharapkan memiliki dampak yang fositive bagi siapapun, baik itu pihak pengelola, warga masyarakat setempat, pemerintahan dan para pengunjungnya.   

Fasilitas kamar HAU Citumang
Fasilitas kamar HAU Citumang 
Fasilitas HAU Citumang
Dari sepuluh kamar container tersebut memiliki fasilitas dan desain kamar yang sama, dimana dalam setiap ruangan memiliki dua buah bed, satu bed kecil dan satu lagi bed double lengkap dengan bantal dan selimbutnya, TV, AC, kamar mandi lengkap dengan shower dan air panas, teras/balkon menghadap sungai, tempat jemuran pakaian dan tong sampah.

Adapun fasilitas di pendukung lainnya yang ada di area HAU Ecolodges Citumang diantaranya, ruang terbuka dengan untuk berkumpul atau meeting, ayunan di atas sungai, perahu karet, tempat renang di bawah bendungan yang dihiasi air mancur, resto, menara selfie, foto spot di pinggir bendungan Citumang dan beberapa spot foto lainnya.

Spot Selfie HAU Citumang
Spot Selfie HAU Citumang 
Fasilitas spot foto yang ada di HAU Citumang ini tidak hanya dapat digunakan oleh para tamu penginapan saja, karena siapa pun bisa memakainya dengan cara mebeli tiket masuk khusus untuk selfie dengan tarif yang sudah ditentukan. 

Body rafting Citumang
Menginap di HAU Citumang kurang lengkap rasanya bila tidak mencoba body rafting di sepanjang alirn sungai Citumang. Untuk mengikuti wisata minat khusus ini tentunya akan dikenakan biaya tambahan, untuk mendapatkan hara yang murah disarankan berombongan minimal lima orang, karena semakin banyak pesertanya, maka harganya akan semakin murah.

Menurut keterangan dari sang pemandu, olahraga body rafting Citumang ini dikelola oleh warga setempat dengan melibatkan para pemuda yang sudah terlatih dalam bidang memandu wisatawan untuk menyusuri aliran sungai. Ade Sahili, alias Ade Banjir adalah salah satu pemandu body rafting paling senior yang sudah berkiprah selama 13 tahun, bahkan dirinya ini sebagai pelopor terbentuknya Body rafting Citumang, dari awal merintis dengan hanya menyewakan 5 buah pelampung hingga saat ini sudah memiliki ribuan pelampung yang dapat disewakan kepada para wisatawan. 

Ade Banjir juga hapal betul dengan sejarah atau legenda sungai Citumang, dari mulai sejarah nama citumang, nama-nama penghuninya, hingga pembentukan jembatan Citumang Ia jelaskan dengan detil sambil berjalan menuju pintu masuk Body rafting yang berjarak 500 meter dari HAU Citumang.

Body rafting Citumang
Body rafting Citumang 

Setelah tiba di pintu masuk tempat wisata Body rafting Citumang, perjalanan dilnjutkan kembali menuju sebuah kolam yang berisikan ikan terapi. Ketika memasukkan kaki ke kolam ini, langsung disambut dengan sekumpulan ikan kecil yang penuh semangat menggigit dan memakan sel kulit mati. Luar biasa gelinya saat digigit oleh sekumpulan ikan ini, dan konon katanya dapat melancarkan peredaran darah dalam tubuh.

Petualangan dilanjutkan menuju aliran sungai dan turun langsung kedalam aliran air yang terlihat sangat jernih, berjalan ke arah kanan terlihat sebuah mulut goa yang menganga tempat kluarnya air sungai. Goa ini dijuluki Goa Naringgul atau Goa Cai Numpang, tepat di sebelah kanan mulut goa terdapat akar pohon besar yang merambat dan dapat digunakan untuk memanjat, sedangkan pada bagian atasnya terdapat batu yang dapat digunakan untuk melompat ke dasar sungai dengan ketinggian sekitar 7 meter.

Melompat dari atas ketinggian tujuh meter bukan hal yang mudah dan tidak dapat dilakukan oleh semua orang, hanya orang bernyali tinggi saja yang bisa melakukannya. Saat melompat dari atas batu tersebut, jantung seakan berdetak kencang dan lutut pun bergetar. Sensasi ini tidak belangsung beitu lama, karena hanya dapat dirasakan saat melompat dalm waktu hitungan detik saja, kemudian masuk ke dalam air sungai dan menepi ke pinggirnya.

Mengikuti arus sungai Citumang dan beberapa kali meloncat dari atas air terjun dengan ketinggian 3 sampai 4 meter kemudian berenang hingga berakhir di bendungan/DAM Citumang. Karena belum puas dengan rute yang sudah ditempuh, maka dilanjutkan dengan berenang di saluran irigasi, yang kemudian berakhir di tempat penyewaan pelampung.

Alamat Hau Citumang : Desa Bojong, Kec. Parigi, Kab. Pangandaran, Jawa Barat
No Telepon    : 0813-2012-0999

Blog, Updated at: 1:05 AM

0 komentar:

Post a Comment