21 September 2018

Kemenkominfo Ajak Pelaku UMKM Jualan Online dan Melek Digital

Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online: Murah, Cepat, dan Aman
Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online Murah, Cepat, dan Aman. 
Kemenkominfo Ajak Pelaku UMKM Jualan Online dan Melek Digital - Teknologi digitalisasi membawa manusia ke dunia yang serba canggih dan serba praktis, dengan adanya layanan internet yang bisa diakses dengan mudah melalui smartphone, berbagai kebutuhan informasi bisa terpenuhi. Telepon genggam yang sudah bisa terkoneksi dengan jaringan internet seakan menjadi kebutuhan hidup yang tidak bisa ditinggalkan. 

Bahkan beberapa guyonan mengatakan kalau kebutuhan hidup di era digital ini semakin bertambah, yaitu kebutuhan sandang, pangan, papan dan cassan. Ada juga yang bilang bahwa kebutuhan hidup di era digital adalah harta, tahta dan kuota.

Pelesetan tersebut menggambarkan bahwa kehidupan di era digital ini tidak bisa lepas dari yang namanya handphone dan intenet. Ya, memang betul tanpa disadari kalau gadget dan jaringan internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari.

Selain bisa digunakan untuk mencari berbagai informasi di internet, smartphone juga bisa digunakan untuk melakukan berbagai transaksi digital, sebagai contohnya trend belanja online yang sedang mewabah saat ini. Dengan begitu mudahnya pengguna internet bisa belanja di dunia maya tanpa harus datang langsung ke tokonya. 

Semakin meningkatnya populasi pengguna layanan internet ini ternyata membuka peluang besar bagi para pebisnis online, dan salah satunya adalah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memasarkan produknya melalui online. Namun karena tidak semua pelaku UMKM melek internet, maka hanya sebagian kecil saja yang sudah berjualan dengan cara digital. 

Sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi Usaha Mikro Kecil dan Menengah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 61,41%, dengan jumlah UMKM hampir mencapai 60 juta unit. Namun, baru sekitar 8% atau sebanyak 3,79 juta pelaku UMKM yang sudah memanfaatkan platform online untuk memasarkan produknya. 

Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online Murah, Cepat, dan Aman
Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online Murah, Cepat, dan Aman
Nah untuk mendorong para pelaku UMKM ini supaya beralih memasarkan produknya secara online, maka Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengadakan Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online: Murah, Cepat, dan Aman. Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan di Gedung Graha Pos Indonesia, Bandung. Jumat (21/09/2018).

Forum yang diselenggarakan oleh Kemenkominfo ini diisi dengan pelatihan serta fasilitasi dan simulasi jualan online, dengan tujuan untuk mengajak pengusaha UMKM Bandung agar turut serta membangun dan menggerakkan usaha ecommerce di Indonesia, mengingat potensi besar akan perkembangan transaksi online di Indonesia.

Kemenkominfo juga menggandeng IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia), Asosiasi Fintech Indonesia, Google, Blibli serta Kredit Pro untuk mengedukasi UMKM terkait penggunaan ecommerce. Diharapkan dengan dilaksanankannya kegiatan ini para pelaku UMKM dapat semakin terstimulasi untuk memaksimalkan ecommerce guna mengembangkan usaha mereka. 

Kegiatan yang dihadiri oleh 300 pelaku UMKM di Bandung ini menghadirkan tiga narasumber yang ahli di bidangnya, yaitu Slamet Santoso (Plt Direktur Pemberdayaan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika), Irwan Maulana (Project officer Google Gapura Digital), dan Adelheid Helena (CEO Kredit Pro).

Plt Direktur Pemberdayaan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Slamet Santoso mengatakan, di Indonesia ada 150 juta pengguna internet dari jumlah total populasi 262 juta, atau sekitar 60%-70% menggunakan internet.

Dunia online ini ibarat pedang bermata dua, jika tidak digunakan secara bijak maka akan menjadi blunder buat penggunanya, tetapi ketika penggunaan internet dilakukan dengan bijak, kreatif dan produktif, maka akan memberikan manfaat yang luar biasa. Gunakanlah internet sebijak mungkin, kalau ada informasi apapun sebaiknya disaring terlebih dahulu jangan buru-buru disharing atau disebarkan. 

“Kemenkominfo hadir untuk mengajak dan mendorong pelaku UMKM supaya bisa memanfaatkan teknologi komunikasi dengan cara berjualan secara online, supaya lebih pintar dan bisa mengikuti zaman, karena kalau kita tidak mengikuti zaman maka akan ketinggalan. Di tahun 2020 mendatang, transaksi ecommerce di Indonesia ditargetkan mencapai US$ 130 milyar. Hal ini dapat tercapai, jika UMKM juga turut terlibat dalam membangun pasar dari sisi penyedia barang.”Kata Slamet Santoso.

Optimasi Jualan Online Menggunakan Google My Business
Dalam kesempatan yang sama, Irwan Maulana selaku Project officer Google Gapura Digital menjelaskan bahwa Gapura digital merupakan salah satu program Google Indonesia yang ingin mengajak para pelaku UMKM untuk go online. Kenapa harus online ?

Saat ini 100 juta lebih penduduk Indonesia merupakan pengguna layanan internet aktif, 7 dari 10 menggunakan Handphone untuk menjelajah dunia maya. Fakta yang lebih menarinya lagi 15% orang menggunakan internet untuk mencari produk, belanja, mencari suatu produk atau jasa, apa-apa browsing, sedikit-sedikit googling. 

Ada beberapa mindset yang harus diubah oleh para pebisnis online, kalau kita sebagai pemilik toko atau pemilik produk selalu ingin simpel, selalu mengutamakan chatt dulu, medsos dulu, baru ecommerce.

Padahal kalau melihat dari sisi pembeli, itu justru terbalik, mindset-nya pembeli adalah ingin ada kepercayaan dari brandingnya, jadi pembeli online sekarang bukan melihat dari dari Chatt yang dibroadcast gak jelas, tapi ingin ada sisi kepercayaan. Seperti website, maka akan dilihat dulu oleh pembeli, apakah website tersebut aman, terpercaya, dan preview-nya bagus. 

Pemilik bisnis online saat dianjurkan memiliki website untuk membangun kepercayaan para calon pembeli, baru  kemudian masuk ke lokalistik. Pentingnya lokalistik bisa menemukan pelanggan baru dari mana saja, yang tadinya lokal saja, sekarang seluruh Indonesia bahkan dunia bisa mengakses  dan mengenal produk UMKM. 

Dengan menggunakan tools Google My Business (Google Bisnisku) ini produk kita bisa dicari di google, ketika ada orang yang mencari di Google dan kemudian menemukan produk tersebut maka akan langsung masuk ke maps dan lokalistik di mesin pencari.

Cara menggunakan tools Google ini sangat mudah, tinggal download aplikasinya di Playstore, lalu masukan nama produk, brand, alamat, jam buka - tutup, tambahkan link-link ke medsos dan bisa dioptimalisasi dengan menambahkan foto produk.

Begitu pula dengan cara mengelolanya, Google Bisnisku seperti mengelola media sosial, tinggal download aplikasinya, lalu daftar, kemudian menunggu kode verifikasi yang dikirim via POS. Jika telah terverifikasi maka secara otomatis bisnis kita akan muncul di halaman pencarian google.

Semakin sering dioptimasi Google bisnisnya, maka produknya akan lebih cepat dicari orang lain. Intinya Google My Business ini menjadi media buat toko online supaya bisa dicari di google, dan tentunya bisa mengembangkan peluang  yang banyak , karena 82% orang mencari produk menggunakan mesin pencari Google.

Terimakasih atas kunjungannya, silahkan tinggalkan jejak di kolom komentar